Cerita Sex The Bastian’s Holiday – Part 18

Cerita Sex The Bastian’s Holiday – Part 18by adminon.Cerita Sex The Bastian’s Holiday – Part 18The Bastian’s Holiday – Part 18 Chapter II Act IV THE TRUTH By : Marucil Setelah mengantar Melly kerumahnya, aku langsung masuk kedalam kamarku. Kuambil Sprei yang terdapat bercak darah keperawanan milik Melly. Ketika melihat itu hatiku terkrenyuh. Apa yang aku lakukan barusan, aku telah merenggut masa depan seorang gadis. Sungguh baru sekarang aku menyesalinya. […]

multixnxx- Maki Koizumi Maki Koizumi with big chest-14 (1) tumblr_n75bh1Dwh81txrs6go6_500 tumblr_nxyn80BYWX1qa6p34o1_540

The Bastian’s Holiday – Part 18

Chapter II
Act IV
THE TRUTH
By : Marucil

Setelah mengantar Melly kerumahnya, aku langsung masuk kedalam kamarku. Kuambil Sprei yang terdapat bercak darah keperawanan milik Melly. Ketika melihat itu hatiku terkrenyuh. Apa yang aku lakukan barusan, aku telah merenggut masa depan seorang gadis. Sungguh baru sekarang aku menyesalinya. Kenapa tidak aku tolak saja rengekan Melly tadi. Kenapa aku tidak bisa menahan nafsu. Yah ampun. Maafkan aku Mba Melanie, Mas Hendrik. Aku telah merusak kesucian anak gadis kalian.

Kuhelakan nafasku. Dan terus kusesali apa yang telah kuperbuat. Aku masuk kedalam kamar mandi membawa serta Sprei ditanganku. Kukucurkan air dan segera kubersihkan bercak darah diatas Spreiku. Setelah bersih aku menaruhnya di wadah baju kotor. Aku kembali kedalam kamar mandi dan kubuka keran Shower lalu kubasahi tubuhku. Aku mencoba melupakan apa yang telah aku perbuat pada Melly. Dibawah derasnya air aku sejenak berfikir, sekiranya apa yang tengah dilakukan Melly saat ini. mungkin ia tenga dikamar mandi juga sambil memperhatikan vaginanya. Mungkin saat ini ia masih merasa perih ketika hendak kencing.

Pikiran – pikiran itu terus berkecambuk didalam otakku. Aku tak bisa menghilangkan rasa bersalahku. Melly kenapa kamu begitu tega dan lugunya memintaku merenggut keperawananmu sendiri. Sial aku dihantui rasa bersalah. Seusai mandi ku langsung berpakaian lalu turun kebawah. Perutku cukup lapar, aku lupa siang tadi belum satupun makanan masuk kedalam perutku.

Kuturuni anak tangga dan kembali aku teringat kejadian tadi. Sial… kenapa ini terus membayang. Bagaimana caraku untuk melupakannya. Bantu aku, aku akui aku salah, tapi semua itu kulakukan tidak sengaja. Tidak sengaja apa? Jelas jelas aku sadar ketika melakukannya.

Kududuk dikursi meja makan. Kubuka penutup makanan dan segera mengambil nasi dan beberapa lauk. Kuhela nafasku panjang mencoba menengangkan diriku. Lalu segera aku santap makanan ini. Seusai makan kutaruh piring didalam wastafel. Lalu kuambil gelas dan mengisinya dengan air putih. Kubawa bawa gelas ini menuju ruang tengah. Kududuk disana dan kunyalakan TV untuk menyaksikan tayangan sore Hari.

Sejenak kulirik kearah jendela yang berhadapan dengan rumah keluarga Mba Melanie. Kembali rasa bersalah itu menghantui. Namun satu titik didalam hatiku berseru. Cukup Bastian, ini bukalah kesalahanmu. Kamu tidak pernah menginginkan hal itu. Biarkanlah hal itu terjadi. Mungkin ini sudah menjadi garis sang pencipta. Jangan biarkan kamu menjadi yang bersalah dalam hal ini Bastian. Suara suara dalam hatiku semakin keras meneriakiku, membuat aku yakin bahwa hilangnya keperawanan Melly bukanlah kesalahanku.

“Betul Bastian ini bukanlah kesalahanmu. Biarkan saja gadis itu menjalani takdirnya. Dan yakinkan dalam hati bahwa gadis kecil itu akan baik baik saja dikemudian kari. Tapi harus kau ingat, mulai saat ini, mau tidak mau, suka tidak suka. Gadis kecil itu menjadi tanggang jawabmu. Kamu harus bisa menjaganya hingga ia cukup dewasa dan bisa menentukan jalan hidupnya. Ingat itu Bastian, Ingat itu !”

Dalam lamunanku, suara hatiku semakin keras dan seolah terdengar ditelingaku. Benar benar nyata suara itu aku dengar. Tunggu aku tidak bergurau, suara itu memang benar benar ditelingaku, tapi siapa yang berseru sedangkan tidak ada satupun orang dirumah ini.

Mendengar sebuah bisikan yang entah berasal dari mana membuatku sedikit panik. Aku clingukan siapa tahu itu adalah suara bisikan seseorang. Tapi tetap saja, tak ada satupun orang dirumah ini. Kuela nafas dan kugunakan akal sehatku. Dan aku anggap suara bisikan tadi hanya sebuah ilusi atas rasa yang saat ini aku alami. Aku yakin itu hanya sebuah Ilusi dan khayalan belaka.

Aku yakin.

Saat ini, Rasa bersalah itu sudah sedikit hilang. Oke, aku Yakin

Waktu terus berputar dan tak terasa aku sudah melewatkan dua Adzan begitu saja. Acara TV yang kutonton sudah tak lagi menarik, baik itu TV local maupun TV luar tak ada satupun acara yang membuatku tertarik. Tiba – Tiba dalam kesepian ini, kebosanan langsung menghampiri. Papa dan Mama mungkin masih lama pulangnya. Dan Mba Habibah, entah kemana ia pergi, janjinya Selepas maghrib akan pulang. Namun ini sudah hamper jam delapan malam.

Hmmmm…..
Akhirnya dari pada aku mati bosa. Kukeluarkan saja motor Vespa Papa. Nampaknya berkeliling sejenak cukup mengusir kebosanan ini. Lalu kuputuskan untuk keluar, entah kemana nanti tujuan juga akan tertemu dengan sendirinya. Setelah Vespa Papa kukeluarkan, langsung saja kunyalakan mesinnya. Sebelumnya aku sudah mengunci semua pintu. Mba Habibah, aku yakin dia pasti memegang kunci. Tanpa berfikir lagi langsung kutancap gas.

Aku mulai mengendarai Motor Vespa ini mengelilingi komplek. Setelah cukup lama berputar putar dan mengobati sedikit kerinduanku akan lingkungan tempat tinggalku ini, aku putuskan untuk keluar komplek. Tiba – Tiba aku teringat akan warung Burjo Kang Asep yang berada tak jauh dari perumahan. Kenapa tak dari tadi saja aku kesana. Ngapain juga aku buang buang waktu mengelilingi kompleks?

Bodoh….

Akhirnya arahkan motor ini menuju warung Burjo Kang Asep. Sudah cukup lama aku tidak kesana sejak aku kuliah di Jogja. Sesampai didepannya warung Kang Asep langsung saja kuparkirkan motor Papa dan segera masuk kedalam. Baru saja masuk aku sudah disambut oleh Kang Asep dengan begitu meriah. Yah aku memang salah satu pelanggannya yang cukup setia. Sejak Kang Asep merantau dari Kuningan 4 tahun yang lalu dan berjualan disini, memang aku sering nongrong disini. Sekedar makan Indomie atau minom kopi bersama teman SMAku dulu.

“Elee Eleee. Ni Mas Bastiaan teh mas Bastian kok baru keliahatan, Baru pulang yaah” Sahutnya menyambut kedatanganku.

“Iya nih Kang, baru pulang kemaren, dah lama ya aku gak kesini?’ Jawabku.

“Atuh lama Pisan, sejak Mas Bastian kuliah di Jogja Akang lihat dah gak pernah lagi nongkrong disini. Temen – temen mas Bastian teh juga gak pernah kesini lagi,” Sahut kang Ujang

“Yah gimana lagi Kang, mungkin udah sibuk sendiri sendiri, kan dah pada kuliah semua Kang. Akang sendiri gimana jualannya pasti tambah laris?” tanyaku

“Allhamdulilah, warung akang ini mah selalu lariss, yah ini mah rejeki dari gusti Allah., yah yang penting kit amah tetep berusaha, rejeki mah pasti dilancarkan” jawabnya

“Amin Amin, syukur deh kalau nambah laris, kalau gitu aku mau pesen deh. Masih inget gak pesenan favoritku apa?” Sahutku dilanjut bertanya

“Eeet, engke helua, Walau mas Bastian teh lama gak kesini, yah amah masih apal pesenan favorit mas Bastian”
“ Omelete Mie Special pake Sosis dan ABC susu, masih itu kan kesukaanna” Jawab Kang Asep dengan semangat.

“Wah kang Asep masih inget aja. Oke deh aku pesen ABC susunya aja omeletenya lain kali aja tadi barusan makan soalnya Kang.” Sahutku

“Okee Berees itu Maah.”

“Ehh Kang, ini Gorenganya Abis? “

“Aduuhh Mas, ini teh baru aja Abis belum sempet goreng deui. Kalau Mas bastian mau saya goring dulu kalau begitu mah.”

“Boleh deh Kang, lama juga gak ngerasain Bakwannya Kang Asep” Sahutku sambil tersenyum

“Oke kalau begitu mah, Akang tinggal sebentar Nya, mau ambil sayuran dulu dirumah, gak lama”

“Oke Maang, tapi Kopinya dulu dong, kan cepet kalau Kopi mah”

“Oh iya Akang lupa…” jawabnya nyengir.

“Oh iya Kang ada rokok gak?”

“Adam au rokok apa? Loh Mas Bastian teh sekarang ngerokok nya?” Tanya dia

“Iya Kang dah lama hehe….”

Tak lama Kang Asep menghantarkan secangkir kopi ABC susu panas dan sebungku rokok Sampoerna Mild. Setelah itu ia meninggalkan warungnya untuk mengambil bahan bahan gorengan. Aku mulai menyeruput kopi susu panas itu. Nikmatnya berasa beban sedikit menjauh dari pikiran. Kubuka bungkus rokok yang masih baru itu dan kuambil sebatang. Phuuuuu. Asap putih mengepul dan memenuhi sisi warung setelah aku membakarnya dengan korek api. Saat ini Warung Burjo Kang Asep lagi sepi, ya memang jam – jam teramai ya ketika tengah malam nanti. Kalau jam segini paling hanya orang yang kebetulan lewat saja. Dan benar ketika aku asyik menikmati kopi dan rokok , ada motor berhenti didepan.

Seseorang laki-laki berperawakan kurus dengan tampang sedikit dekil masuk kedalam Warung Kang Asep. Dari penampilannya yang menggunakan Rompi aku menduga ia seorang tukang ojek. Sejak ia memarkirkan motornya hingga duduk kulihat ia sibuk bercakap dengan seseorang menggunakan telepon genggam. Ia begitu bersemangat bercakap dengan logat betawi yang begitu kental.

“Gimane Bos barangnya tadi, oke kan?”Seru lelaki itu

“kenapa kenapa? ….. ohhhh Berees kalau butuh yang kaye model tadi mah tinggal ngontek aye aje. Teang stok masih banyak. Tapi yang tadi manteep kaan?” Ujar lelaki yang kini diduduk disampingku.

“Bereees, ntr ane bilangin ke orangnye, yang penting ane dapeet komisinya kaan. Hehehehe”

“Oke deh Bos, makasih sebelumnya nih dah ngontek ane, besok besok kabarin ane aja kalau butuh cewe yeee.”

“siaaapppp” Sahut Lelaki itu seraya menutup telponya dan memasukan HP yang ia genggam kedalam saku jaketnya.

Aku tak memperhatikannya lagi. Aku kembali menyeruput kopi dan menghisap rokok.
Huftttt. Kulirik sedikit lelaki disebelahku tengah mengeluarkan amplop berisi uang. Nampaknya ia baru saja berbisnis, mungkin dengan orang dibalik telpon barusan. Aku tak peduli. Aku terus saja menghisap rokokku saja. Lalu tiba – tiba ia menyapaku.

“Mas ini yang jualan kemana dah?” Sahutnya sambil memasukan amplok kedalam sakunya.

“Lagi ngambil bahan Gorengan bang, tunggu aja bentar lagi juga datang” Jawabku

“Ohh gitu…” Jawabnya singkat sambil membakar sebatang rokok Djarum

“Eh Bang aku lihat Abang ini kelihatan seneng betul habis dari mana sih?” Kataku mencoba membuka obrolan.

“Yah namanye baru dapet duit mah kudu seneng mas, masa iye kite mewek.. hahaha” jawabnya disambung dengan tawa.

“Hahaha, iya bener juga sihh, emang habis dapet duit dari mana Bang” Tanyaku lagi.

Ia tak langsung menjawab, ia terlihat celingak celinguk seperti memperhatikan situasi.

“Biasa maas, Habis nganterin lonte, nah yang orang yang mesen ini kebetulan orang beduit jadi aye dapet komisinya lumayan gede deeh . haha” Sahutnya tanpa canggung sedikitpun

“Wuidiih seriussan Bang, mang lonte dari mana Bang? Sori nih Bang malah jadi nanya nanya gini.” Tanyaku lagi

“Yaelah santé aje mah aye… itu Lonte yang sekarang tinggal diperumahn situ tuuh” sahutnya sambil menunjuk kearah perumahanku.

Weit itu kan Perumahanku, memang ada lonte yang tinggal disana

“Emang diperumahan itu ada lontenya Bang?”

“Adaa. Dulunya sih die ntuh tukang pijet di…. Delta Spa, nah gak tau kenapa nih ye dia keluar eh sekarang malah jadi pembantu noh di perumahan enoh.” Sahutnya lagi

“Emang siapa bang namanya”

“Nama bekennya sih Bibie tapi kalau nama aslinya sih aye lupa siapa. Cakep deh Mas, kalau situ ngelihat aye jamin pasti langsung ngiler, tetenya aja nih yee segede melon.” Serunya bersemangat

Ketika ia berbicara semakin mendekat denganku baru kusadar bahwa nafasnya bau alcohol. Pantas saja dia tak segan segan menceritakan hal barusan. Tapi seseorang yang barusa aja ia ceritakan nampaknya mirip deh seperti Mba Habibah. Apa jangan jangan? Ahh aku korek saja dari nih orang.

“Berarti abang selama ini Cuma antar jemput lonte nih (Anjelo)” tanyaku mulai memancing

“yah gitu lah, ya lumayaan lah dari pada aye cum ngojek doing dapet duitnya dikit. Mending aye morotin bos bos yang kepengen seneng iya kagak” Hahahahahaha”

“Emang kaya gimana sih itu bang tampangnya si siapa tadi Bibie….” Tanyaku.

“Ente mau lihat? Bentar aye punya nih potonye di hape, bentar bentar.” Sahutnya sambil mengeluarkan HP dari dalam jaketnya. Iapun sibuk membuka Hp kemudian ia menunjukan sebuah foto kepadaku. Dan benar saja apa yang aku pikirkan. Wanita yang dimaksud oleh lelaki ini memang tak lain adalah Mba Habibah
“ Widih cakep yah Bang,…. Terus Abang sendiri pernah tuh make dia?” tanyaku lagi

“Yahhh Boro boro, lihat tampang aye aja dah pada kabur tuhhh. Tapi untung sih saban aye nganterin tuh Lonte Lonte dapet lah tempelan toket di punggung Aye ampe punggung aye bolong nihh.. HAhahahaha….”

Aku hanya membalasnya dengan senyuman. Akhirnya kubelokan obrolan dengan topik yang lain karena Kang Asep sudah datang. Lelaki tersebut langsung memesan makanan dan minuman. Kang Asep segera membuatnya. Kenyang menyantap gorengan buatan Kang Asep dan dua gelas Kopi ABC susu sudah kuminum, aku memutuskan untuk pulang. Setelah membayar apa yang telah kusantap aku segera mengendarai lagi motor Vespa dan segera menuju rumah.

Sesampainya dirumah rupanya Papa dan Mama sudah pulang. Mereka tengah duduk santai didalam ruang keluarga sembari menonton TV. Mereka bertanya dari aku barusan. Aku jawab saja baru dari Warung Kang Asep. Setelah itu Mama dan Papa memutuskan istirahat, memang kulihat tamang mereka sangat kelelahan. Seteah Mama dan Papa masuk, aku menuju dapur. Aku menuju dapur, kulihat Mba Habibah sedang beres beres dan Mang Ujang supir keluargaku sedang menikmati Kopi buatan Mba Habibah. Aku menyapa seperlunya kepada mereka berdua.

Aku naik kekamarku, dan segera turun dengan membawa tempat baju kotor. Kuberikan kepada Mba Habibah untuk dicuci esok hari. Kulihat ia hanya senyum saja, tampangnya juga sedikit kelelahan. Aku tak sedikitpun bertanya dari mana saja ia sejak sore. Aku memnita Mba Habibah membuatkan Secangkir besar Kopi hitam, setelah ia membuatkannya aku segera menuju kamarku.

Di kamar aku segera menghidupkan Laptopku dan segera aku berselancar di Internet. Aku teringat ada sebuah film yang belum aku tonton. Akhirnya kudownload Film tersebut. Rupanya mala mini koneksi internet sedang ngebut – ngebutnya. Akhirnya kubanyakan saja mendownload film melalui Torent. Sambil menunggu hasil Downloadan. Kubuka sebuah situ forum esek esek. Kuketikan pada address bar www.semprotku.com. tunggu kenapa website ini namanya sama dengan Majalah milik Bang Robert? Apakah ada hubunganya? Tapi aku bukan ingin mengetahu hal itu. Aku ingin mencari kebenaran akan hal yang baru saja aku dapatkan

Aku ingin membuktikan bahwa pembantu kami, Mba Habibah memang benar benar seorang penjaja kenikmatan. Setelah aku login dalam Forum yang sudah ikuti sejah setengah tahun terakhir. Aku langsung mengetikan nama ”Bibie” setelah itu kuklik tombol search. Tak lama muncul sejumlah Thread dengan keyword Bibie didalamnya. Namun kebanyakan mengarah pada model cantik Bibie Julius. Lalu kucari lagi dengan keyword yang berbeda, “ Miss Bibie”, “Delta Spa” dan “Delta Salon” yup pencarian ini menemukan hasil. Muncul beberapa Thread FR dengan keyword tersebut. Kubuka satu persatu dan kubaca semuanya.
Kusruput Kopi hitam nikmat buatan Mba Habibah dan kubakar sebatang rokok dan aku memulai untuk membaca FR atau singkatan dari Field Report namun di forum semacam ini dipelesetkan menjadi Fuck Report. Thread pertama yang aku baca berjudul

[FR+PIC]Terapist Montok D***A Spa

Spoiler for Terapist Montok D***A Spa:

Umur: 25-30 tahun
DC : 300k
Face (of 10): 7
Body (of 10): 8
Boobs: 36D
FJ (of 10): 0 (Gak sempet)
FK (of 10): 0
BJ (of 10): 8
HJ (of 10): 6
Attitude (of 10): 8
Overall (of 10): 7
Extra: CIM
RO ?: Yes
________________________________________

Misi suhu suhu, ini FR Nubi yang kedua.
Oke langsung aje ye ane gak pinter bikin kata kata yang bagus soalnya.
Seminggu yang lalu badan ane kerasa pegel, penat lah sama kerjaan. Akhirnya ane mutusin nyari tempat pijet. Tanya2 ma temen sekantor akhirnya nemu Panti Pijet yang recomen namanya De*** SPA. Akhirnya ane putuskan sore ini meluncur kesana

Sampai di TKP ane menuju kasir, dikasih lihat daftar Terapist. Terus pilihan ane jatuh pada Miss Bibie, Ane langsung bayar dimuka 150k untuk pijet+kamar. Skip langsung masuk kamar disuruh nunggu, Hadeeehhh…
Gak lama terapistnya masuk dan budu busettt Cakep banget gan, mata ane langsung tertuju pada dadanya yang super brutal. Sedikit perkenalan si Miss Bibie ramah banget suaranya lucu lagi. habis itu nubi angsung disuruh tiduran. Nubi Cuma pake boxer aja pas itu karena nubi gak kepikiran macem macem, ya memang tujuannya pijit.

Step I
Nubi dipijet sama terapistnya, haduuhh Pijitan Miss Bibie ini beber bener nikmat gan, Enak banget dan berasa. Nubi minta dipijet bagian punggung yang lebih banyak. Kelamaan duduk dikantor sihh hehehe. Gak lama Miss Bibie nawarin plus plus. Haduhhh pusing ane kalau udah ditawarin giniaan. Niat awal Cuma pengen pijet ehh seteah denger suara rayuaan Miss Bibie ane tergoda juga. Setelah ngelihat Jam kayaknya cukup sih. Akhirnya ane sanggupin permintaan Miss Bibie. 100k BJ dan 150k FJ akhirnya ane Cuma minta di BJ aja, takut Polda nyariin heheheh
Step II
Setelah sepakat, nubi disuruh buka Boxe terus nubi terlentang lagi. Steleh itu Miss Bibie numpahin minyak dipunggung nubi habis itu Punggung nubi dipijet pake Toketnya yang super duper gedeee, nubi sampe mrinding grrrrr.
Gak lama Nubi disuruh balik badan, konti nubi yang udah tegang darurat langsung dijepit pake Togenya. Bhhhhh enakeee. Puas dipijet pake togenya Konti ane langsung di Sedot gan, seponganya mantep, konti nubi sampe linu. Ni si Miss Bibie telaten banget ngulumnya sampe dragon ball ane ikut dikulum juga.. Cukup lama Miss Bibie ngulum konti nubi, dia olesin sedikit minyak dibatang konti nubi, habis itu konti nubi dipijet sampe dipleter, huuuuhhh Nyiluu lagi.
Sambil dikocokin Miss Bibie ngulum konti nubi lagi. Dan nubi dah gak kuat akhirnya nubi Croot dimulutnya. Gila peju nubi dihisap semua, sampe sisa sisa dibibirnya dia jilatin. Rampung ane kasih Tips 150k ane tambahin karena servisnya enaak hehe.
Nubi gak sempet abadiin prosesnya karena hp nubi di locker. Akhirnya Nubi minta Pin sama No hpnya

Oke sekian laporan dari Nubi, maaf berantakan soalnya curi curi nih nulisnya takut ketahuan Polda.

Barbuk Foto Miss Bibie, cantk gak gan? Kalau mau Pin sama No PM ane aja yaah Gan.

Indahnya berbagi.

Ternyata benar apa yang dikatakan oleh lelaki yang kutemui di Burjo Kang Asep. Itu benar benar Mba Habibah. Dia dulu kerja sebagai pemijat plus plus di sebuah panti pijat. Pantas, sejak awal memang aku sudah sedikit curiga dengan Mba Habibah. Bagaimana tidak aku belum pernah sekalipun menemuin pembantu rumah tangga seperti dia. Rasanya hanya ada di TV dan Film saja. Namun aku tidak pernah menaruh curiga berlebih, toh aku baru beberapa hari mengenalnya. Namun ketika membaca FR pertama ini aku baru bisa mempercayainya. Lau aku Baca FR lainya.

[FR+PIC]Terapis Hyper Miss Bibie

Spoiler for Terapis Hyper Miss Bibie:

Umur: 29 tahun
DC : 500k
Face (of 10): 8
Body (of 10): 8 (Semok tapi gak buncit)
Boobs: 36D
FJ (of 10): 8 (gaya apa aja dilayanin)
FK (of 10): 8 (Maut)
BJ (of 10): 9 (Otong kaya mau putus)
HJ (of 10): 7
Attitude (of 10): 8
Overall (of 10): 7
Extra: CIM + Crot Dalem + Anal
RO ?: Yes
________________________________________

Setelah mendapat uman lambung dari suhu MomoChan ane langsung ngontak Miss Bibie, to adalah Terapist disalah satu SPA di Jakarta. Seminggu ane SSI dan ternyata ni TO cukup binal gan, dapet sedikit ane langsung dikirimin foto foto toketnya. Baru ngelihat fotonya aja ane dah merinding disko. Gede Bangeet.

Lanjut SSI

Akhirnya dia mau ketemuan ama ane. Lobi lobi DC akhirnya ketemu diangka 500k. hmm lumayan sih. Sedikit ragu tapi gak apa apa. Ane janjian di hotel didaerah Jakarta Selatan. Dihari pertemuan ane langsung jemput TO diKostnya. Gila baru nyampe kosnya aja ane dah disuguhin berbagai macam Paha. Ternyata TO tinggal di Kosn yang mayoritas PL dan SPG. Aduh belum mulai aja dah disuguhin pemandangan indah. Skip

Ketemu TO dikamarnya langsung cipika cipiki. Cantik broo, lebih cantik dari fotonya. Setelah itu ane langsung angkut TO kedalam kuda besi ane. Brum Brum Brum, mampir bentar ke Mini market beli minum cemilan dan tak lupa sarung Tinju, hehe

Sampai dihotel langsung masuk kamar karena ane dah booking sebelumnya.
Sampai dikamar Miss Bibi langsung mandi, gak lama keluar pakai handuk kimno, rambutnya sedikit basah. Dia duduk dan minum Bir yang ane beli. Sekali tenggak langsung habis separo. Gileeee Ndrooo.
Nampaknya Miss Bibie sedikit terpengaruh alcohol ngomongnya sedikit ngelantur. Dia sampai cerita panjang lebar. Aduhh bener bener ramah gaan, berasa ngomong sama bini sendiri. Dia gak ssengaja cerita tentang keluarganya. Ternyata TO masih punya Suami dan anak. Tapi katanya Suaminya suka main judi itu dia kenapa dia mau kerja kaya sekarang ini. Ahh udah lah malah ane ikut ngelantur. Oke langsung menuju pertempuran aje yeeee

Round I

Miss bibie langsung ngeburu ane. Dia langsung nyipok ane dan berusaha mengocok Konti ane. Dia bukain baju ane dan sampailah keranjang pertempuran. Gak pake Ba Bi Bu. To langsung nyepong Konti ane. Ehh klojotan ane dibuatnya. Mesin Vacum mah kalah ini dari sepongan Miss Bibie, konti ane berasa mau copot. Namun akhirnya ane minta dia udahin, ane gak kuat lama lama di sepong.
Sarung tinju yang susah susah ane beli pake uang gaji gak kepake. Miss Bibie justru gak mau pake sarung, katanya gak enak. Ya udah Langsung posisi WOT deh .mantep like a Proo banget dah. Konti ane diputer puter dalam memeknya kaya ulekan. Ampe nyilu dibuatnya cape WOT miss Bibie minta gentian, akhirnya ane suruh Dogie dan langsung ane tusuk dari belakang

Slok oslok ooslook

Ane gak kuat minta MOT. Beberpaka kali sodokan ane langsung nyembur didalam memek Miss Bibie, die nyengir keenakan kena lahar panas ane hahaha… Istirahat minum minum, ngobrol ngobrol sambil grepe Toketnya yang kaya semangka itu. Ane kulum pentilnya yang sedikit item tapi gedeee..

Konti ane naik lagi lalu ane minta Ronde kedua.

Round II

Kurang lebih sama kaya Ronde atu, WOT, MOT, Doggy, tapi kali ini dapet 69 juga. Ane sedot memeknya legit gan, walau sedikit ngelambir, yah wajar anak dua katanya. Taka pa tetep ane sedot. Memeknya lumayan mulus, Jembutnya gak begitu rimbun tapi lucu model segituga gitu :sedot:
Nah diakhir ronde dua ini yang dahsyat. Ane disuruh rebahan terus Miss Bibie mijetin ane pake Toketnya. Dari atas kebawah, muka ke dada dan diakhirni di Konti ane. Konti ane dijepit terus dikocok pake Toketnya Miss M. abis itu dilumat abis Kontie ane ampe kesedak kayanya dia.

Ronde dua ini ane lumayan lama keluarnya. Terakhir ane suruh TO rebahan, ane kasih dua bantal dikepalanya. Habis itu ane kunci tanganya pake kaki ane. Terus ane sodok mulutnya peke Konti kebanggana ane. Hehehe sapa suruh Hyper duluan yah ane balik Hyper deh hahaha. Kasar kasar2 dikit gak apa dan Miss Bibinya malah nikmatin sih. Ane sodok sampe Deep Throuth dan berakhir croot in Mouth. Ditelen semua pejuh ane tak bersisa. Hehehe.

Pesen makanan dan kopi, ngobrol ngobrol lagi. Ane SSI biar nemenin ane sampe malem dan TO mau tapi ditambahin DCnya oke lah kalau permainannya kaya gini mah sejuta juga oke…
Selesai makan, ngerokok sebatang dua batang, ngopi abis itu mandi. Didalam kamar mandi mulailah Ronde ke tigaa, heheh. Tenang ane masih sanggup kok mau sampe ronde 10 juga hayooo

Ronde III

Mandi bareng dibawah pancuran air, grepe grepe. TO juga grepe ane. Hehe. Habis itu Miss Bibi nyuruh ane ngadp tembok dan sedikit nungging. Dia duduk dibelakang pantat ane dan ane gak nyangka dia tarik Konti ane kebelakang sampe nyilu. Dia isep tuh kuat kuat konti ane. Achhh dia bales dendam ternyata hehe. Gak hanya itu Sunhole ane juga ikut dilibas. Di jilat jilatin kaya eskrim. Bahkan dia nusuk nusukin lubang ane pake lidah. Sial. Tapi sensasinya gimana gitu geli geli yoooi…. Hehehe

Abis itu ane Tanya boleh anal gak, jawabanya. “Boleh Banget” hmmm pancen Hyper koe yooo
Oke ane balik jilatin pantat doi. Ane tusuk tusuk pake jari, dan cess pleng ane sodok deh pake konti ane. Kocok kocok kocok. Enak Pantanya ngerip juga ternyata. Heheh gak nahan ampe croot dalem anusnya hehehhe.

Habis mandi kita tiduran, masih tetep sambil grepe dan cipokaan, lidah ane ampe panjang di isepin mulu ma diaa. Hehehe. Skip.

Agak maleman ane anterin Doi ke Kosnnya dan ane pulang dengan hati senang. Tapi TO dah janji besok besok bisa dipake lagi, bahkan pas ane nawarin buat Gang Bang katanya gak masalah. Oke tinggal nyari waktu yang tepat hehehe.

Total DC : Yah sebanding lah dengan apa yang didapat

Oke sekian dulu FR dari nubi yang tolol banget Thanks umpan lambungnya Suhu MomoChan
Ini ada sedikit Barbuk, gak banyak habis ane gak fokus lihat Toket dan Permainnanya. Hehe

Dikirimin foto Toket pas proses SSI

Pentilnya Brooooo

Pas Pertandingan

Masih Malu Malu Gan

Setelah ngerasain Kontol Ane

Gak bisa Poto banyak banyak fokus gempur terus gan

Tunggu FR selanjutnya yah Vrooh….

Thread selanjutnya yang kubaca bercerita mengenai betapa binalnya Miss Bibi atau Mba Habibah ketika sedang melayani tamunya. Aku tak sangka, aku kira ia tipikal orang pemalu. Karena sejak pertama bertemu ia selalu bertekuk lutut bahkan memanggilku dengan sebutan Aden. Tetapi ternyata. Hmmm Binal juga . Benar Benar aku tidak menyangkanya sama sekali. Mba Habibah Mba Habibah. Lalu kenapa kamu sekarang menjadi Pembantu kamu? Apa yang mendasarimu melakukannya. Aku terus bertanya Tanya. Seketika info info ini telah berhasil menggantikan pikiranku tentang rasa bersalah terhadap Melly

Syukurlah.

Kembali kuarahkan kursorku ke Tab selanjutnya.
[FR+PIC]Kembalinya Miss Bibie si Pembantu Binal

Spoiler for Kembalinya Miss Bibie si Pembantu Binal:

Umur: 30 tahun Kalau gak salah
DC : 1500k
Face (of 10): 8 (Masih cantik kaya dulu)
Body (of 10): 7 (Sekarang Gendutan broo)
Boobs: Melon pokoknya
FJ (of 10): 9
FK (of 10): 8 (Berasa ama Pacar)
BJ (of 10): 7 (Ane gak kuat lama)
HJ (of 10): 9 Pijetannya mantap
Attitude (of 10): 9
Overall (of 10): 8
Extra: Pokoke Joss
RO ?: Yes

__________________________________________________ ________________________________________

Iseng iseng buka forum kebanggan. Nyoba nyari kabar Miss Bibie yang dah lama gak ada kabarnya. Terakhir ketempat kerjanya di Delta Spa ternyata dah keluar. Nanya Suhu suhu dimari ternyata sama jawabanya Pincan dan Nocan Miss Babie juga dah gak aktif. Lalu musti Tanya kesiapa lagi.

Namun akhirnya dengan informasi terbatas dari salah seorang temen kerja akhirnya kelacak juga jejak Miss Bibie. Katanya dia sekarang udah berhenti jadi Therapist dan WP. Katanya sih dah gak diizinin sama Suaminya atau apa gitu. Nyoba nyari Info akhirnya ketemu walau Nocannya, walau kadang sering gak aktif.
Oh iya ane memang udah beberapa kali make Miss Bibie, yah agan dan suhu dimari pasti tahu alasanya. Pokoknya puas dah sama layanan Miss Bibie Yah gak….Hehehe.

Seteah kontek kontekan sama Miss Bibie dia ngaku emang dah gak mau nerima kaya dulu lagi. Sekarang doi kerja sebagai pembantu rumah tangga atas permintaan Suaminya. Whaatttt, jadi PRT
Yah ampun Miss Bibie malangnya nasibmu. Kenapa kau sekarang menjadi PRT orang kenapa gak jadi pembantu ane ajaa. Hehehe……

Namanya Hyper mah Hyper, sekalinya WP yah WP. Akhirnya setelah sekian lama ane coba SSI lagi Miss Bibie pun luluh. Dia mau ane tunggangin lagi asal DCnya 2000k aduhhh lagi bokeek anee. Ane lobi ketemulah 1500k. hmm tetep aja gede yah dah gak apa dah kangen juga sama Miss Bibie

Skip
Ane jemput doi di sebuah perumahan di Jakarta Pusat, perumahan elit sih emang. Muter muter akhirnya ketemu. Ane parkir agak jauh, nelpon Miss Bibie dan berangkatlah kita ke Lokasi pertempuran.

Setelah sekian lama gak ada kabar batang pentilnya. Miss Bibie banyak berubah. Mukanya sedikit jerawatan, dah jarang perawatan kali yah. Terus sekarang agak Gendutan. Tapi tetep permainanya masih sama seperti dulu.

Ane sengaja gak kasih tahu proses pertandingan ane dengan Miss Bibie. Karena ane yakin agan semua dah paham betul permaianan dan servise Miss bibie kaya apa. Hehe

Ini ada sedikit oleh oleh dari Miss Bibie. Walau gendutan, Toketnya tetep bulet Gaan . Hehehe….

NB : Ane dibisikin sama Miss Bibie, katanya dia udah mau lagi deh jadi WP tapii bisanya Cuma hari Sabtu dan Minggu. Hehe jadi buat agan yang mau Bernostalgia, PM ane aja gan, ane gak pernah pelit kok masalah ginian. Apa mau 3Some kita? Hehehe

See U next FR…….

Setelah membaca semua FR yang mendespripsikan pembantu dirumah ku, Mba Habibah atau sebagian orang mengenalnya dengan Miss Bibie aku sama sekali tidak marah. Aku tidak sedikitpun merasa dibohongi karena dia menutupi jati dirinya. Pasti wajar dia menutupi hal itu dia pasti memiliki alasan yang kuat. Tetapi ketika aku mengetahui semuanya. Aku justru bertanya. Apa yang mendasari Mba Habibah hingga melakukan semua hal itu. Aku memang terbiasa dengan wanita berprofesi sebagai wanita panggilan. Bahkan teman baikku sendiri Eva Maria merupakan salah satu Wanita penghibur paling dicari di Kota Jogjakarta.

Aku tidak menyalahkan apa yang Mba Habibah Lakukan.

Aku hanya ingin tahu saja lebih dalam langsung dari dirinya.

Tunggu saja

Mba Habibah
A.K.A
Miss Bibie

Author: 

Related Posts