Cerita Sex Sisi Gelap Dalam Dirinya.] – Part 12

Cerita Sex Sisi Gelap Dalam Dirinya.] – Part 12by adminon.Cerita Sex Sisi Gelap Dalam Dirinya.] – Part 12Dark Secret [Setiap Orang Mempunyai Sisi Gelap Dalam Dirinya.] – Part 12 Chapter 10: TRIP To SEMARANG Part 3 Kenapa Is? Tanyaku ketika melihat Raisa diam saja ketika kami sampai daerah Pekalongan. Sebel Sebel kenapa Is? Hehehe,, emang enak kentang? Ih, Mas Andri rese ah.. udah tau nanya lagi Sahut Raisa sambil mencubit tanganku. Kok […]

tumblr_nov862ktTa1tp7wv0o4_500 tumblr_nov862ktTa1tp7wv0o5_500 tumblr_np3xt2UXLA1uvompdo1_540Dark Secret [Setiap Orang Mempunyai Sisi Gelap Dalam Dirinya.] – Part 12

Chapter 10: TRIP To SEMARANG
Part 3

Kenapa Is? Tanyaku ketika melihat Raisa diam saja ketika kami sampai daerah Pekalongan.

Sebel

Sebel kenapa Is?

Hehehe,, emang enak kentang?

Ih, Mas Andri rese ah.. udah tau nanya lagi Sahut Raisa sambil mencubit tanganku.
Kok gak ada lagu yang bagus ya mas? Lanjutnya sambil memindahkan list lagu di audio mobil.

Raisa terdiam ketika sebuah lagu dari Rocket Rockers mengalun pelan, sedikit memecah suara hujan diluar mobil yang terdengar cukup deras.

Spoiler for Lirik:

Menghilanglah dari kehidupanku
Enyanhlah dari hati yg tlah hancur
Kehadiran sosokmu kan menyiksaku
Biarkan disini ku menyendiri

Pergilah bersamanya disana
Dengan dia yg ada segalanya
Bersenang-senanglah sepuasnya
Biarkan disini ku menyendiri

Terlintas keinginan tuk dapat
Hilang ingatan agar semua terlupakan
Dan ku berlari sekencang-kencangnya
Tuk melupakan mu yg tlah berpaling

Disini,Kembali
Kau hadirkan ingatan yg seharusnya kulupakan
Dan kuhancurkan adanya…
Disini,Kembali
Kau hadirkan ingatan yg seharusnya kulupakan
Dan kuhancurkan adanya…..

Letih disini…
kuingin hilang ingatan
Letih Disini…..
Kuingin hilang ingatan

Tak sadar kami ikut bernyanyi. Mengikuti lirik demi lirik lagu yang mengalun pelan. Kulihat Raisa begitu tenggelam dalam nyanyiannya, wajahnya yang biasanya ceria terlihat begitu sendu. Bibirnya bergerak mengikuti bait demi bait lagu yang mengalun.

Letih disini…
kuingin hilang ingatan
Letih Disini…..
Kuingin hilang ingatan

Huftttt.

Perlahan kepingan ingatan masa lalu membanjiri pikiranku.
Masa-masa yang ingin kulupakan.
Masa-masa dimana lagu ini hampir tiap malam kuputar di komputerku.

Kenangan yang lama tak pernah kuingat lagi.

Kenangan yang kusisihkan di pojok tersembunyi dikepalaku.

Kenangan di..

Mas

Lirih suara Raisa mengalihkan piknikku ke masa lalu.

Ku lihat kesamping.

Raisa memandangku dengan pandangan yang kulihat memandangku dari cermin beberapa tahun yang lalu.

Kulihat kepedihan disana.

Kehilangan.

Ketakpastian.

Kesepian.

Mau ganti lagunya Is?

Biarin aja mas, lagu ini dulu sering Is dengerin

Sama Is Kataku lirih.

Mas pernah kehilangan juga?

Semua pernah kehilangan Is Kataku diplomatis.

Hujan semakin deras, suhu udara mulai berubah dingin.

Is,ada jaket dan selimut di belakang, kalau mau pake itu aja Kataku mengalihkan pikiran dari kenangan masa lalu dan mengalihkan pikiran Raisa.

Selimut mas? Tanyanya heran.

Iya, punya adik temenku yang punya mobil ini, orangnya seneng camping Is

Wah, boleh tu camping kapan-kapan mas Kata Raisa sambil tersenyum.

Senyum pertamanya setelah mendengar lagu itu.

Gak takut ne camping sama mas?

Takut apaan? Paling-paling diajak main kuda-kudaan

Hehehe Tawaku, kehilangan kata-kata.

Asem.

Ne orang to the point bener.

Kendaraan didepan kami semakin lama semakin banyak.

Dan semakin lambat.

Akhirnya tidak berjalan sama sekali.

Macet.

Lagi!

Kira-kira ada apa ya mas? Tanya Raisa ketika mobil didepan kami tidak juga bergerak setelah sepuluh menit.

Kurang tau Is, mungkin kecelakaan

Wah, keburu malem ntar mas

Eh, udah jalan Is Kataku melihat mobil didepanku mulai bergerak.

Namun didepan terlihat mobil-mobil dialihkan kejalur lain.

Wah, dialihkan kejalur lain Is, mas kurang tau jalannya lagi, Is tau?

Tau mas, setelah ini ada dua jalur, yang kekiri muter, lumayan jauh mas, yang kanan lebih deket, tapi jalannya rusak mas, dan agak terpencil mas

Hmm, kanan aja gimana?

Boleh mas, lagian Is dah kebelet banget ne mas Katanya sambil tersenyum.

Kayaknya bakalan dapet daging segar neh.

Dan pikiran-pikiran mesum mulai bermunculan dikepalaku.

Aduuhhhh, belum juga nyampe, pikiran mas dah kesana mulu

Shit.

Kena lagi.

Baru kusadari kendaraan sudah jarang terlihat, begitu juga pemukiman penduduk.
Dan akhirnya hanya kami sendirian yang membelah malam yang pekat.
Hujan masih turun walupun tidak sederas tadi.
Suasana terasa begitu mencekam. Suara-suara hewan malam bisa kudengar di sela-sela bunyi mesin mobil .

Dikiri jalan kulihat tanda rawan longsor, dan melihat dari keadaan jalan yang berada di bawah tebing-tebing yang cukup tinggi, sangat berbahaya kalau ada longsor disini.

Dan benar seperti yang dikatakan Raisa, medan berubah menjadi lebih sulit.
Jalan tidak semulus tadi, bahkan dibeberapa bagian mulai terlihat genangan air yang dalam walupun hujan telah berhenti.

Beberapa menit kemudian, jalan yang rusak jauh lebih banyak.
Terpaksa kami melaju dengan pelan. Walaupun begitu, tetap saja berkali-kali mobil berguncang ketika melewati jalan yang berlubang.

Nanti ada jembatan mas, habis itu jalannya lebih baik kok Kata Raisa sambil mendesah dengan pelan.

Mendesah?

Kenapa Is Tanyaku melihat wajahnya yang sedikit memerah.

Itunya mas, mobilnya goyang-goyang jadi sering nyelip mas.

Really?

Aku lupa kalau Raisa belum melepas vibratornya!

Dan goyangan mobil yang lumayan keras, tentu saja penis buatan di vibratornya, walaupun kecil, akan terasa!

Kuambil remote control yang diberikan Raisa.
Kupandang wajahnya yang mengharap sebelum..

Ceklek.

Kutekan tombol on di remote controlnya.

SssssttttttssMas

Tek

Sedikit lebih keras.

TekTek

Ahhhhhhh.masss, kerasin mas Pinta Raisa dengan wajah yang merona merah.

Baru aku mau menaikkan kekuatan getarannya ketika sebuah kendaraan muncul dari depan, ketika mendekat ternyata sebuah motor polisi.

Motor itu berhenti tak jauh dari mobil kami dan pengendaranya memberi isyarat untuk kami supaya berhenti.

Kuhentikan mobilku dipinggir jalan, kutoleh kearah Raisa.

Matiin dulu mas, please Pintanya memelas.

Dengan malas kutekan tombol off.

Saat kumenoleh kedepan, pengendara motor tadi sudah berada dekat mobilku. Kubuka jendela mobil.

Selamat malam pak Suara merdu memberi salam kepadaku.

Selamat malam mbak, bisa saya bantu?

Jembatan di depan roboh mas, jadi sebaiknya mas putar balik dulu sekarang Terangnya sambil tersenyum.

Manis.

Ditambah dengan lesung pipit dipipinya yang sedikit terlihat walaupun terhalang oleh helm yang dikenakannya.

Waduh, tidak ada jalan pintas lain mbak? Saya mau ke Semarang dengan teman saya

Ada mas, tapi harus balik dulu, sekitar 10 Km lagi mas Sahutnya, sembari masih tersenyum.

Terimakasih mbak Jawabku.

Sama-sama mas, mari mas, mbak Sahutnya sambil kembali ke motornya. Dengan pelan motornya melaju melewati kami.

Wah Is, kita harus balik lagi nih

Iya mas, semoga tidak kemalaman nanti.

Kuputar mobilku, cukup sulit karena jalan yang cukup sempit.

Mas jangan jalan dulu Pinta Raisa.

Kenapa Is Tanyaku sambil meminggirkan mobil.

Kebelet mas Sahutnya sambil melepaskan sabuk pengaman, kemudian tangannya menjulur kebawah, beberapa detik kemudian, sebuah vibrator berbentuk kupu-kupu sudah ada di dasbord mobil!

Tangannya kemudian dengan cekatan membuka resleting celanaku.

Is, kita dijalan, nanti ada orang Kataku dengan cemas.

Namun Andri junior malah mulai menegang mengetahui kemungkinan ada orang yang lewat.

Kan gak mungkin mas, di belakang jembatannya sudah rusak, kalau dari depan pasti mbak polwan yang tadi mencegahnya Katanya sambil mulai menghisap penisku dari tempat duduknya.

Benar juga!

Ufffttt, pelan Is Kataku ketika Raisa mulai menggerakkan kepalanya di penisku.

Ugghttugghttt Hanya itu jawaban yang kudengar.

Kupegang kepala Raisa dengan tangan kananku, kutekan sehingga bisa kurasakan penisku masuk lebih dalam kemulutnya.

Ugghhhhh aamass Lirih suara Raisa ketika tangan kiriku mulai bermain di payudaranya.

Kucari putingnya yang terasa keras, kupijit dengan pelan.

Ugghhhttt Suara Raisa tidak jelas terdengar karena terhalang oleh penisku yang berada dimulutnya.

Seolah membalas perlakuanku, kepala Raisa semakin cepat bergerak dipenisku.

Hampir sepuluh menit Raisa mengulum penisku sebelum dia mengangkat kepalanya.

Wajahnya terlihat semakin merah.

Dengan pelan tangannya menaikkan roknya, kemudian dengan gerakan yang lebih pelan di mendekati tempat dudukku.

Eh, Is

Walaupun dengan sedikit sulit, Raisa berhasil pindah kepangkuanku. Dengan membelakangiku tangannya mencari penisku dan dengan pelan digosokkan ke klitorisnya.

Is, gak pake pengaman?

Gak usah mas, Is tiga hari lagi jadwal dapet Katanya sambil terus menggosok klitorisnya dengan penisku yang sudah menegang dengan sempurna.

Masukkin is Pintaku tak tahan.

Iya mas, gede banget mas, pelan-pelan ya mas sahutnya sambil memposisikan penisku di lobang yang tepat.

Ufffftttt,,

Ahhhh mas..

Desah kami berbarengan ketika kepala Andri junior berhasil masuk ke lobang Raisa yang sempit.

Sempit, hangat dan menggigit.

Ketika aku hendak memasukkan penisku lebih dalam, tangan Raisa menggenggam lenganku dan dengan panik dia berkata.

Mas, ada motor dari depan!

Author: 

Related Posts